Kalau buku jariku sudah kelu
Sampai pilu
Kalau rahang sudah mampu telan rindu
Dan hati mulai saru
Salahkan pada yang telah bungkamkan suasana kocak itu
Teriakkan keras-keras pada dawai yang mengeluh alunan syahdu
Geramlah dengan lembab yang buat kantuk mengelu-elu
Tanyakan pada jam dinding yang berkarat
Aku yang telah menaruh banyak asa
Minta ampun
Aku geram dan kalut
Aku dingin dan takut
Kini kami sebuah memo
Tulus tetap tak berubah haluan
Semoga nyanyian pagi tak lagi sendu
Senin, 12 Desember 2011
Minggu, 11 Desember 2011
Bunga Kembar
Kata yang indah bisa merobek suatu masa
Aku tak tahu sampai mana ujungnya
Sampai kisah sepi
Ini yang dinamakan kasih
Sampai waktu rela ikut berkorban apa-apa
Sampai nanti jatuh dalam nafasnya
Lubang yang dalam, hitam, gelap, dan indah
Aku cuma berdoa
Cuma bisa berharap
Buah linglungnya tolong direda!
Sampai nanti kita menangis sama-sama
Di bawah kesukaan kita, malam cerah dibisik ombak
Aku tak tahu sampai mana ujungnya
Sampai kisah sepi
Ini yang dinamakan kasih
Sampai waktu rela ikut berkorban apa-apa
Sampai nanti jatuh dalam nafasnya
Lubang yang dalam, hitam, gelap, dan indah
Aku cuma berdoa
Cuma bisa berharap
Buah linglungnya tolong direda!
Sampai nanti kita menangis sama-sama
Di bawah kesukaan kita, malam cerah dibisik ombak
Langganan:
Komentar (Atom)